You want more power, Get 2 Stroke Engine….TZM,NSR,KRR

Baik untuk jalan raya atau untuk sirkuit motor bermesin 2 langkah/2 stroke adalah pilihan tepat jika anda mementingkan kecepatan akselerasi yang dahsyat dengan motor bermesin kecil, 100cc maupun hingga 150cc. Bahkan yang bermesin 250cc 4 langkahpun hanya menanti dibelakang ketika kecepatan minim 120km/jam telah dilewati motor-motor 150cc diatas. Sayangnya karena regulasi dunia menghapuskan 2 tak dan perkembangan kini hanya dimesin-mesin 4 langkah. Dengan simpelnya perputaran mesin dan daya ledak yang lebih besar menyebabkan sistem pembuangan motor-motor 2 tak kurang sempurna, karena sisa-sisa pembakaran banyak yang tidak terbakar habis lalu terbuang keudara bebas. Bagi penikmat motor 2 tak kerinduan terhadap daya dorong ketika mesin melewati 6000rpm tak terobati. Kali ini Bikeart sengaja mengumpulkan beberapa pehobi kelas berat motor-motor 2 tak seperti Yamaha TZM 150 (motor langka), Honda NSR RR dan New RR 150, Kawasaki Ninja R modif, KRR keluaran 2010 untuk sesi pemotretan serta pengetesan daya menikung serta kenyamanan dan akselerasi serta karakter mesin yang tentu akan diulas lebih dalam pada article PDF berikutnya.

Yamaha TZM 150 thn 1998

Motor dengan ukuran paling besar dikelasnya yang menganut sistem YPVS Yamaha Power Valve System yaitu sistem buka tutup klep pada blok mesin kearah knalpot yang berguna mengatur keluaran sisa pembakaran sehingga dapat memaksimalkan kinerja mesin. Sistem ini sudah lama digunakan pabrikan motor Yamaha pada motor-motor balap 2taknya mulai tahun 1984 lalu kemudian dimigrasikan ke motor harian karena terbukti sukses terlebih disaat era motocross ternyata tenaga dapat terkatrol hingga 25%. Selain itu dilengkapi dengan YCLS Yamaha Computerized Lubrication System yaitu sistem injeksi oli samping untuk pelumasan motor yang diotaki oleh program yang tertanan dalam chip komputer canggih yang sangat efisien bahkan dalam balap sekalipun, tugasnya mengatur pengeluaran oli samping kemesin berdasarkan kebutuhan  pembakaran pada mesin melalui pembacaan saat timing pengapian serta panas mesin yang terdata dalam elektrik sensor panasnya. Motor dengan memakai sistem karburator terbesar dikelasnya yaitu mikuni 30mm full bulat yang membuatnya dapat melontarkan tenaga hingga 36HP, ketika gas dibuka penuh dengan sistem bulat full ini karburator TZM tidak menyisakan sedikitpun silinder skep sehingga udara yang masuk kekarburator dapat maksimal melewatinya serta menarik bensin dari tabung karburatornya hingga pengabutan pembakaran yang masuk ke mesin melalui 3 bilah atas bawah reed valvenya dapat maksimal. Dilengkapi dengan piring cakram terbesar dikelas 150 cc dengan 2 piston besar pada sistem pengereman depan serta 2 piston berlawanan pada cakram belakang membuat motor ini tetap terkuat disistem pengereman maksimalnya hingga cukup satu jari klingking untuk memberentikan TZM ini saat laju 150km/jam dalam waktu yang terbilang lebih singkat dari motor sejenis pada sesi pengetesan kali ini. Dengan body tangky, rangka serta fairing yang ekstra besar terasa nuansa balap kental ketika menaiki motor ini, handling saya rasa terbaik dikelas 150 karena distribusi bobot pas merata dan kemudi serta footstep pas, sesuai untuk kebutuhan ngebut dan sangat stabil terasa disistem kemudi bantingan kekanan kiri terasa pas karena jarak antara stang dan tempat duduk paling jauh dibanding pesaingnya.

 

Kawasaki Ninja R (Modif) Thn 1998

Motor aslinya berlampu bulat satu didepan dan bodynya yang kurus terlihat cocok untuk kantoran dan penggunaan harian yang santai namun tetap dapat kencang dan beringas mengantar ke 10500Rpm, hal ini dirasa kurang bagi penyuka aliran motor sport nunduk. Oleh karena itu Buntung pemilik langsung memodif tampilang dengan menganti tanki aslinya dengan milik KRR, berikut fairing fullnya, untuk bagian jok ia memakai produk fiberglass. Dengan posisi footstep standartnya yang memang saya rasa kurang Ninja R ini ketika dinaiki seperti duduk dimuka kelas bangku sd, benar2 tak pas dan sesuai karena motor cepat dengan posisi kaki agak dipaksa posisi didepan wah….,setelah dimodif dengan footstep aftermarket terasa sudah pass juga pipa standart stang diganti stang jepit model runduk bener2 pas dan merunduk bak motor ksatria pasukan balap.

Banyak penyesuaian selain disektor kestabilan dimotor Ninja R ini, mesin menggunakan KRR 1854 yang terkenal dilintasan roadrace serta knalpot Tsukigi ori juga karbu kotak sudco 34mm cukup lumayan untuk start cepat dan mencapai kecepatan maksimum dikalangan maniac motor sport jalanan. Walau penyesuaian disektor body dan mesin mantap, tapi motor ini memang bukan untuk newbie karena tidak mudah untuk dikendalikan jalan2 kekantor lagi karena lonjakan mesinnya lebih sanggar dan memang bukan untuk pemula newbie 2tak yang sepertinya cukup belajar dulu mengendalikan Ninja R standart yang pasti akan tergopoh-gopoh heran dengan tenaga aslinya yang sudah cukup cepat dan gesit. Pada motor Si Buntung ini semua dijadikannya manual, mulai sistem pelumasan oli 2taknya serta penambahan kampas kopling dengan pegas per yang lebih keras membuat perpindahan gigi cepat serta tanpa gejala slip. Kotak amal istilah yang digunakan pada pengantian perangkat filter karburator digunakan agar udara masuk lebih loss sesuai kebutuhan pembakaran yang semakin optimal menurut settingan balap jalanan, dan bahkan tanpa lampu penerangan serta sein karena oleh pemiliknya motor maskot bengkel Tristar ini hanya dipergunakan untuk keperluan balap kelas 150 2 tak. Bikeart mencoba handling serta tenaga lontaran dari mesin modif ini cukup puas, karena peningkatan tenaga berbanding dengan peningkatan setelan kestabilan motor, mulai pengerasan setelan suspensi depan, locking komstir juga diperkeras serta penyesuaian pada setelan dudukan footstep sehingga distribusi bobot pengendara sewaktu melaju pada kecepatan tinggi terasa stabil hingga saya coba untuk membelokkan ke tikungan lebar kekanan atau kekiri terasa siip juga antara lain didukung sistem pengereman dari prangkat Ninja KRR baik cakram serta optional slang rem baja dari hell. RPM awal terasa pada 6500rpm melonjak drastis terus keatas berkat Tsukigi muffler dan setting yang tepat, walau pengetesan belum topspeed tapi untuk latihan sudah cukup atau sekedar merasakan sensasinya disirkuit saat berlatih…aroma oli racing yang membuat hhmmm bagi kalangan maniac 2tak membuat ingin memiliki motor-motor jenis seperti ini.

 

Honda NSR 150RR Thn 2000

Motor keluaran Honda Astra Indonesia ini juga cukup menyita perhatian khalayak ramai saat dikeluarkan karena waktu itu Honda Thailand selalu start terdepan saat kejuaraan Asean RoadRace dan finish terdepan. Bahkan Pembalap legendaris kita Michael Doohan juga menggunakan motor yang sama yaitu NSR500 dalam pertandingan kelas GP500. Dikeluarkan dengan berbagai macam varian warna merah putih, biru merah serta merah biru NSR RR adik dari NSR R ini laku keras, namun hanya sebagian yang sanggup menebus harga 24jt saat itu. Dengan tenaganya sebesar 30Hp dan karakter tenaga atas sangat dominan banyak penggila motor sport tertarik memilikinya. Suspensi yang lembut seperti menaiki sedan mewah dan berat motor sekitar 145kg benar2 motor yang sempurna baik untuk jalan pelan atau cepat. Hanya perlu memperkeras suspensi depan dan belakang, depan dengan menambah sae oli atau volume agar lebih keras reboundnya dan pada suspensi belakang musti ganti pegas dengan yang lebih tebal karena NSR tidak memiliki setelan bertingkat pada suspensi monoshocknya seperti dua motor diatas. Knalpot standart dirasa cukup membawa motor berkitir hingga 13000RPM kondisi standart dan mencapai kecepatan maksimum 180km/jam tapi pada motor ini berbagai penambahan suplemen penambah tenaga disektor sparepart aftermarket terbilang banyak. Mulai knalpot racing Thailand, karbu sudco 32mm keihin, kotak amal, cdi racing HRC dan mencabut spull lampu untuk memperingan putaran mesin. Benar-benar motor yang cantik dan layak dikoleksi dan dicoba sebelum terjun dan mengenal motor 4tak yang biasanya berbody besar dan bertenaga pas-pasan. Kampas caliper rem harus menggunakan yang ori milik NSR bukan milik bebek karena berbeda kekuatan dan daya rem hal ini yang kurang dipahami para pemakai motor jenis ini mungki karena keterbatasan peredaran part kampas jenis mtr NSR ini. Kencang memang baik tapi harus diperhitungkan sistem pengereman yang memadai, seperti NSR milik Bikeart dulu juga bermasalah pada kerasnya cakram depan ditekan tuas dan sering nyelonong ….hhmm perlu extra perhatian menyangkut hal ini.

Honda New RR 150 

(bersambung nanti…..penulis akan liputan dulu thx….salam Bikeart) photo by Dhani Majalahbikeart 2012

15 thoughts on “You want more power, Get 2 Stroke Engine….TZM,NSR,KRR”

    1. bener Mas, mustinya ada NSR-SP tapi liputan SP mungkin akan diadakan khusus lain waktu dan kesempatan, atau anda bermotor SP atau ada relasinya silahken kontak saya tuk bincang2…thx

    1. Bensin atau bahan bakar standartnya premium tuk mtr2 2 tak tapi dimotor2 generasi baru era DOHC 4 tak dianjurkan non leaded atau bahan bakar tanpa timbal, NSR berat setelah ditimbang masuk diangka 145 Kg karena kita juga pernah memakai sebagai motor harian jaman jadul dulu. dibandingkan tiger 2000 yang besar si kecil NSR single R ini lumayan berat dengan bobot sama dgn tiger.

      1. 145kg? Itu angka wet weight atw dry weight?, soalnya menurut spec dari honda sendiri dry weight (tanpa oli samping, oli transmisi, coolant, bahan bakar) 125kg, atw honda bohong kali yah???

  1. TZMnya keren, mau tanya om kalau setingan karbu TZM enaknya pake PJ dan MJ ukuran brapa ya? terus kalau spul pengapian lemah pengaruh gak sama tenaga motor.
    thanks om.

    1. Thx bro Chandra…sory baru bales…untuk setelan karburator kalau kondisi motor standart ga perlu diganti pilot atau mainjetnya…mengingat itu sudah lebih dari cukup,..tinggal maksimalkan setelan putaran angin dikarburator..tuk mengerti setelan mtr tepat atau tidak dilihat dari busi, bisa dibaca warna busi tersebut apakah terlalu berjelaga oli, atau gosong atau terlalu putih menandakan mix/ campuran api, udara dan bensin tidak pas….kira2 begitu bro…, untuk spul pengapian kalau lemah jelas berpengaruh ke tenaga, karena TZM dipersenjatai YPVS Yamaha Power Valve System yg mengharuskan perangkat itu YPVS bekerja dgn maksimal, sedang YPVS sendiri memerlukan suplai kelistrikan yang stabil jadi spul lemah bisa menghambat kerja kelistrikan yg mensuplai arus ke YPVS itu sendiri, dan itu berlaku juga disemua motor karena listrik yg disalurkan ke busi diperoleh dari suplai spul tersebut…semoga bermanfaat brother…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s