Do you wanna beat 4 Stroke SuperPower Underbone with your Sportbike?…125cc VS 250cc Read This!!

_MG_2603_resizes

Suzuki Shogun 125cc (full racing underbonebike)

IMG_0728_resizex

Kawasaki Ninja 250R (standart sportbike)

IMG_0717

Kawasaki Ninja 150 R(sporttune-up)

Although small engine capacity, the small bike such as underbone 4 stroke 125cc or 110cc has awesome power than the daily sportbike 250cc 4 stroke or your 150cc 2 stroke class sportbike for 200 m from start. Hell yeah…that crazy superpower 4 stroke underbone is sett for racing use only, and off course it use many racing part with creatively the man behind those machine…especially our Indonesia creative mechanic. Although their performance sometimes under when the dyno test was held like pic below…Shogun 125 cc around 22.9 HP and Ninja 150cc KRR 28.2HP, The Shogun fastest from start to 200m than the Ninja.

IMG_9389

Shogun 125cc

VS

IMG_9386

IMG_9379

Kawasaki 150KRR (ZX/RR)

IMG_9401 IMG_9403

The regulation for 4 stroke superpower class for indoprix series or motoprix series allow the compatitor use racing ignition system, and many part that said “racing use only not daily”.

Bagaimana bisa motor bercc kecil mengalahkan motor-motor bercc besar?

Pada dasarnya mesin bakar pada sepeda motor itu dipengaruhi oleh ketiga elemen penting dalam proses pembakaran yang lalu menghasilkan tenaga. Ketiga elemen dasar itu api, bahan bakar serta udara, simple bukan….nah untuk menaikkan tenaga cukup dipikirkan bagaimana pencampuran ketiga elemen yang membuat mesin bunyi brum-brum itu menjadi lebih-lebih dan lebih lagi ….? tanpa harus menaikkan kapasitas cc menjadi misalnya bebek underbone 125 cc menjadi 145cc dengan bore-up atau dengan ganti stang seher menambah panjang langkah. Wah itu seperti ingin mengalahkan Goliath dengan memanggil Dynosaurus…saja, ….bukan seperti itu. Sedangkan peraturan baku buku kuning dalam kancah balap sangat ketat terutama peningkatan kapasitas ruang pembakaran sangat dibatasi.

Suzuki Shogun 125————- Kondisi standart 9,6hp/8000 RPM setelah diset untuk balap menjadi 22.2hp

Kawasaki Ninja 150 RR—–Kondisi standart 22,1hp/ 10.500 RPM setelah diset untuk dalam kondisi dgn knalpot racing walau mesin tanpa korekan  menjadi 22.2hp

Honda Tiger 2000———— Kondisi Standart 13.3hp/ 8.500 RPM setelah diset maksimal dalam kondisi standart menjadi 13.8hp

Caranya dengan memaksimalkan semua elemen tadi agar menimbulkan pembakaran maksimal. Singkat cerita datanglah Hercules, Si Manusia kecil namun superkuat. Nah cerita ini mengambarkan motor cc kecil dengan tenaga super seperti Hercules tadi.

Back to topic…

1. Penghasil api termasuk didalamnya magnet perangkat cdi/koil jika masih mtr koil, penyalur api dimotor dinamakan Busi, kabel busi

2. Bahan bakar dinaikkan tingkat oktannya.

3. Udara…diperlanjar lajunya menuju pembakaran caranya dgn menset box udara/filter udara/ setel karburator dgn pas.dsb

3 hal diatas ini hanya salah satu dari elemen yang bisa kita maksimalkan untuk mendapatkan performa motor yang meningkat. Masih ada berbagai macam elemen lagi, mungkin akan saya bahas dalam beberapa topik kedepan.

_MG_2256_resize

Sekarang hanya ‘Api” yang membakar element diatas yang akan disebutkan seperti dibeberapa gambar underbone dithread ini, mereka memakai aki yang dipasang dimotor balap mereka tapi tidak pada tempat aki semestinya seperti pada motor standart harian.

Mengapa ada aki yang ditaruh ditempat itu? seperti gambar underbone diatas ini, hal itu dikarenakan motor underbone tersebut telah dimodifikasi sedemikian rupa pada bagian rangka belakang, baik dudukan suspensi, dudukan tanki bahan bakar serta dudukan jok pembalap agar lebih kuat dan stabil, seperti gambar dibawah ini.

_MG_0430

Aki yang mereka gunakan itu bukan untuk menghidupkan elektrik starter seperti motor biasa tetapi aki sebagai penganti magnet standart motor yang sekarang tidak berfungsi menghasilkan arus listrik guna kepentingan pembakaran. Magnet motor kini tetap dipasang namun diganti dengan bandul alumunium yang berbentuk seperti magnet asli hanya ukuran lebih kecil berguna agar meringankan putaran mesin. Sistem yang dipakai ini dikenal dengan sebutan total lost. Kebutuhan suplai listrik untuk pembakaran diambil langsung dari aki yang terpasang dan sistem pemutus arusnya ada pada bandul serta dibaca oleh pickup koil.

Oleh karenanya tenaga yang dihasilkan dengan memaksimalkan dari sistem pengapian saja sudah besar belum lagi ditambah elemen-elemen lainnya. Jadi jika ingin menaikkan tenaga standart motor anda pikirkan hanya dengan pengantian sistem ini pasti akan terkatrol daya tenaga yang cukup signifikan dibandingkan dengan korek mesin yang belum tentu pas dan tidak bisa dikembalikan ke standart, pasang knalpot yang belum jelas performanya atau hal-hal lainnya sehingga dana yang dikeluarkan sangat besar.

What does “Total Loss” mean? The flywheel no longer charges the battery. Usually the flywheel on a total loss system has been replaced with a light weight aluminum flywheel, without the charging magnets. Quicker acceleration is the main advantage of a total loss system since you have lightened the moving mass on the end of the crankshaft. The drawback is that you have to keep an eye on the charge level of the battery – and how often depends on how many times you use the starter (a big drain on the battery) plus how long you are out on the water. Figure about 4 to 6 hours of ride time starting off with a fully charged battery that has a 17 amp-hour rating – depending on how many times you use the starter. 

(informasi ini dituliskan untuk pengetahuan berkendara berdasarkan fakta pengalaman Bikeart sendiri dalam aktifitas mulai balap, nyetting motor sendiri dari dulu didunia balap jalanan dan roadrace sejak 1994, hingga akhir 2009 dan dengan berkonsultasi dengan berbagai mekanik ahli, dan para pembalap-pembalap jadul hingga kini….-all photo and written by danspeed bikeart 2013-)

11 thoughts on “Do you wanna beat 4 Stroke SuperPower Underbone with your Sportbike?…125cc VS 250cc Read This!!”

  1. BBS = Bebek Bebek Sialan! Nembus 20dk lebih😀

    Berani taruhan pegang bebek underbone ( + pembalap pro tentunya ) main di Sentul besar atau Karting lawan Ninja atau CBR 250🙂

    1. hahahah….bebek2 sialan, bener bro sialan banget klo ketemu dijalan dgn bbs…istilahnya ada-ada aja lo…..hahahahaha, memang serem motor-motor ini kapan-kapan pembaca perlu diundang untuk ngetest motor sialan ya ditunggu bro…,thx for your comment

      1. Itu temen yang kasih julukan, bukan maksud merendahkan. Cuma rada kagum n ngeselin juga sih, bayangin coba motor bebek bisa tembus 20dk.

        Motor sekelas Tiger atau Scorpio ( punya temen ane itu, udah upgrade sana sini ) aja belum tentu dapet segitu😀

      1. ya klo buat tarikan, lawan underbone super begini serem juga mereka cepat sekali, tenaga bawah mirip motor cross..diputar dikit gasnya dar..dar..darr tendangan tenaga melonjaknya terasa sekali sejak rpm 1000, thx for comment bro

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s