Perawatan Aki sepedamotor

Petunjuk Battery/Aki

 MotorcycleBatteries

Tips perawatan aki motor agar sepedamotor dalam kondisi prima.

Perawatan sepedamotor ini lebih dari sekedar perawatan di sepedamotor saja karena anda harus melakukannya sekarang atau memang sudah waktunya untuk dirawat sebelum terlambat. Dengan melakukan perawatan umum akan membuat sepedamotor anda dalam kondisi prima dengan hasil yang maksimal sehingga di jalan saat dikendarai tidak menimbulkan masalah yang berarti.

Bentuk Aki sepedamotor secara umum:

Tips: Ada banyak lusinan bagian/part pada sepedamotor yang dapat dicheck pada umumnya dan tidak ada salahnya mengecheck bagian-bagian tersebut. Tetapi alangkah baiknya untuk menyederhanakan daftar dari urutan yang paling penting sehingga anda tetap memiliki waktu lebih juga untuk tetap dapat mengendarainya di jalanan.

Dasarnya,

Hal penting pertama. Aki 12-volt bukanlah aki 12-volt. Dua belas volts hanyalah nominal angka, perbedaan angka di aki hanyalah pembedaan kapasitas untuk membedakan antara aki satu dengan aki yang lain. Aki 12 volts yang full telah dicharge, dibolehkan untuk dibiarkan selama beberapa hari dengan tidak berkurang sedikitpun tenaganya, dengan keluaran tenaga dari aki tersebut dengan tenaga sekitar 12.6 volts diantara terminalnya.

Ketika aki terbaca sekitar 12 volts dibawah konidisi seperti yang tertulis diatas, berarti aki tersebut masih dalam kondisi terbaiknya. Sebenarnya, jika aki hanya memiliki voltase hanya 12.0 sampai 12.1 berarti hanya 20 sampai 25% tenaga aslinya dari aki tersebut yang dapat terpakai. Jika aki tersebut akan dipakai terus kira-kira umur aki tersebut tidak lah akan lama sebelum aki tersebut mati.

Suplay aki 12 volts

Aki 12 volts memberikan supplay energi hanya dalam batas tertentu saja – dari 14 volts

(saat dicharge full) turun ke 10.5 volts dalam penggunaan/ saat kekurangan daya (saat lampu penunjuk kelistrikan tegangan aki menurun, dan motor akan akan sulit distarter elektrik). Batas terendah adalah 10.5 volts (dalam pengetesan sewaktu dipakai) dan dalam kenyataannya ini sangat tidak memuaskan dalam penggunaannya.

Merawat Aki

 Tips: Check ketinggian air aki pada setiap ruangan dalam kotak aki. Jika ada ruangan yang kurang, segera isi sampai batas terbaiknya yang telah ditentukan. Gunakan hanya air aki dalam botol warna biru(air deionized) untuk menggisi ulang jangan air dengan botol warna merah.

 Kotak/tempat aki yang telah mengembung adalah aki yang telah rusak pada sel-sel didalam aki tersebut, sebaiknya dianti karena kekuatan tegangannya telah berubah.

Untuk dapat mengetahui apakah aki ini masih dalam kondisi wajar dan tidak rusal, seperti mengembung tadi, maka sesering mungkin mengecheck kondisi aki untuk mencegah hal ini.

 Sebuah aki hanya perlu pengecekan paling tidak sebulan sekali untuk memastikan performa dari aki tersebut. Chargelah aki agar menjadi 100%  ketika petunjuk aki pada panel spidometer telah berkedip( bila motor telah ada lampu petunjuk aki/ bila tidak ada maka ketika motor sulit distarter dengan elektrik switch atau juga ketika aki tidak digunakan dalam waktu sekitar 2 mingguan. Selain itu ada petunjuk simple daftar untuk pengecekan aki, sebagai berikut:

 -check level pada ampmeter(petunjuk electric jarum voltase)

-isi ulang dengan air deionized (botol biru), gunakan sarung tangan pelindung, buka tutup atas saat penggisian dengan tegangan. Taruhlah pada ruangan terbuka, hati-hati pada uap aki saat pengecasan(charge)

-bersihkan terminal-terminal aki dari kotoran menempel.

-chech kabel-kabel aki, rumah terminal aki dari kerusakan dan kehilangan koneksi.

-bersihkan terminal dan konektor sesering mungkin.

-check sediment didalam aki dengan melihat dari permukaan lubang aki, apakah kering dan telah pecah-pecah.

-pastikan bahwa lubang pernafasan aki tidak tersumbat.

-gantilah selang pernafasan aki apabila ada kebocoran, menghindari agar uap dari aki tidak merusak komponen mesin lain dari motor atau uapnya merusak rangka dari motor.

-terakhir test lah aki dengan hydrometer, voltmeter untuk mengetahui daya tahan dan fungsinya apakah masih layak pakai, jadikanlah service pengecekan aki ini setiap bulan menjadi jadwal rutinmu, menghindari mogoknya motor dijalan (khususnya pada motor-motor yang telah menggunakan system full DC seperti Suzuki Thunder 250, FXR, Honda CBR 150, Kawasaki Ninja 250R, dan motor-motor semi DC Honda NSR.

 Aki bila disimpan terlalu lama dapat merusak aki. Dalam kenyataannya bila tidak digunakan dapat menyebabkan aki tidak dapat menjaga daya yang diterimanya sewaktu dicharge.

 Simpanlah motor anda di tempat yang lebih hangat dari 32 derajat celcius. Jika sepeda motor disimpan/ ditaruh diluar ruangan yang kurang dari 32 derajat celcius, maka sebaiknya lepaslah akinya dari motor dan simpan di tepat yang baik untuk aki sekitar 32C. Ini dapat mencegah agar aki tidak menjadi beku dan pecah.

 Jika melepas aki dari motor Jangan simpan aki tersebut pada permukaan metal atau diatas permukaan yang mengandung konsentrate, simpanlah pada permukaan kayu atau permukaan non-conductive. Jika disimpan pada permukaan metal atau concentrate akan membuatnya menghabiskan tegangan didalam akai tersebut.

 Chargelah aki paling tidak sebulan sekali. Aki yang telah dicharge dengan penuh akan memiliki umur yang lebih panjang dan akan lama berkurang ketika disimpan dalam waktu lama.

 Bahan yang aman dipakai tubuh untuk merawat aki :

 -Gunakan selalu pelindung wajah atau kacamata keamanan( hal ini ketika merawat dalam isi kotak aki- jarang digunakan sehari-hari)

 -Gunakan sarung tangan plastik untuk mencegah terbakar oleh asam aki. Plastik dapat mencegah asam mengenai tangan. Plastik tidak dapat ditembus oleh asam aki.

 -Jika asam aki terkena tangan segera bersihkan dengan air dan baking soda untuk menetralisir asam tersebut. ( 1 bakin soda dalam 1 gallon air).

 -Ketika mengerjakan service pada aki, pastikan ruangan berventilasi dan ada penerangan yang cukup, dan berilah tanda apabila ada yang terkena asam utnuk segera dibersihkan.

 -Jika asam sulfur dari aki tertelan atau terciprat kemata, berilah perhatian khusus dan segeralah bilas. Karena dapat menyebabkan kebutaan. Jika tertelan dapat menyebabkan kematian dan cacat serius. Gunakan electrolyte sebagai penghantar, karena asam dulfur dapat membakar kulit.

 PENCEGAHAN sementara:

Jika terkena asam pada kulit, bilas dengan air. Jika tertelan atau terminum dalam jumlah banyak (segelas susu), pencegahan darurat minumlah susu yang mengandung magnesia, atau minyak sayuran minumlah telur kocok yang banyak. Lalu segeralah ke rumah sakit untuk pencegahan segera. Jika asam terkena mata, bersihkan beberapa kali dengan air beberapa menit dan carilah rumah sakit terdekat.

 Keamanan dalam pengecasan aki.

 Saat mengecas aki basah, kendurkan tutup aki dan lepaskan, lalu carilah area terbuka, ruangan yang terkontaminasi hydrogen dan udara dari aki saat dicharge dapat menyebabkan ruangan yang mudah terbakar.

Jika kotak aki menjadi panas ketika dicharge, hentikan segera. Diamkan sesaat agar dingin sebelum dicharge lagi. Panas akan merusak sel aki dan aki yang panas dapat meledak.

 Jangan lem tutup atau permukaan kotak aki yang bocor dengan lem seal merah, karena udara gas didalam aki apabila terperangkap dan mengembang dapat menimbulkan ledakan.

 Pastikan lubang pernafasan aki tidak tertutup, ini juga dapat menyebabkan aki mudah meledak.

 Chargelah dengan memasang charger konektor terminal yang pas ke terminal aki secara tepat, kutub positif ketemu positif dan kutub terminal negatif ketemu kutub terminal negatif. Jangan colokkan dulu saklar kontak ke listrik ac ketika para terminal belum terpasang.

 Pastikan jangan merokok, jangan ada percikan api dekat aki yang sedang dichargem jga tidak ada api didekatnya, karena saat dicharge aki akan sangat mudah terbakar dan meledak karena saat dicharge aki mematikan hydrogen dan oksigen akan mudah meledak jika disulut oleh percikan api.

Untuk sekelas aki motor cukup cas aki tidak lebih dari 20menit,…jangan lupa waktu pengecasan, karena terlalu lama malah membuat sel pada aki menjadi berlebihan muatan lalu sel menjadi rusak.

 Memilih aki yang tepat.

 Akan sangat mudah untuk membeli aki yang salah untuk sepedamtor anda. Kecuali membeli aki yang memang sesuai dengan speksifikasi standart dari motor keluaran pabrik. Terkadang jika kita cepat mengganti aki dengan  membeli aki dengan tidak menanyakan speknya terlebih dahulu sebelum membeli aki baru. Anda dapt memilih membeli aki yang ada dipasaran, tetapi disini ada beberapa penjelasan yang mungkin perlu anda ketahui sebelum membeli aki.

Jika aki sepedamotor anda dilengkapi dengan peralatan sensor yang menempel pada aki, selalu ingatlah untuk menganti sensornya pada saat yang sama ketika mengganti aki.

 Janganlah menservis aki yang bebas perawatan berkala. Kecuali diperbolehkan dalam buku aplikasinya.

 Ketika diberikan beberapa pilihan untuk beberapa jenis aki untuk sepeda motor anda, pilihlah salah satu yang membuat anda puas akan performanya, semua tergantung anda (misalkan pilihlah merknya yang pernah sebelumnya anda pakai dan anda puas olehnya).

 Pastikan anda memperoleh aki yang tepat sebelum anda mengecharge dan mengaplikasikannya. Optimalkan pembelian aki anda dengan perawatan yang tepat sehingga tidak perlu membeli aki kedua lagi untuk cadangan apabila aki pertama baru tersebut berumur tidak lama.

 Penjelasan Aki: 

 Contoh :

 Suzuki Thunder 250/GN 250

 Jenis                Type Aki

YB10L-A2      Wet – Flooded

 YB menjelaskan merk aki dan type aki : Yuasa Tipe aki basah

 10L menjelaskan amper dari aki : yakni 10 amper

 A2 menjelaskan : bahwa aki ini 12 volt

4 thoughts on “Perawatan Aki sepedamotor”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s