Hal Penting Modifikasi Mesin Motor Harian

IMG_4612_resizes

1.       Pemilihan Bahan Bakar yang beroktan tinggi

Dengan bahan bakar yang beroktan tinggi tentunya pembakaran diruang bakar akan semakin sempurna. Hal ini lah yang perlu mendapat perhatian khusus walaupun sepintas sering disepelekan oleh pengguna harian yang ingin kendaraan andalannya dapat berlari lebih cepat dari motor sejenis atau bahkan motor yang bercc lebih besar.

2.       Setelan yang tepat.

Setelan untuk mesin bakar diperlukan komposisi tepat agar proses pembakaran diruang bakar mesin berlangsung sempurna. Ada tiga yang menjadi patokan; bahan bakar, udara serta adanya api.

Bahan bakar sebagai bahan utama yang dibakar masuk lewat selang menuju karburator yang kemudian karena hentakan piston turun kebawah dan bergerak naik menghisap udara dari filter masuk dan berkolaborasi dengan bahan bakar tadi masuk bersamaan dengan uap bensin proses dari penghisapan dari piston diruang bakar. Keduanya bercampur menjadi senyawa yang homogen dalam ruang bakar menjadi kabut udara berserta kabut bahan bakar bensin. Setelah keduanya masuk keruang bakar, api dipercikan oleh busi sehingga timbul ledakan yang kemudian mendorong piston bergerak turun yang menjadi tenaga dari motor.

Tentunya pembakaran oleh tiga komposisi ini harus tepat. Api yang cukup untuk meledakkan/membakar bahan bakar bensin berserta udara 02 yang cukup tepat maka akan menghasilkan proses pembakaran yang sempurna dan akurat yang kuat mengerakkan piston menjadi tenaga dari motor anda. Setelan ini pada motor terdapat pada skrup angin pada bagian karburator, yang berfungsi mengatur udara yang masuk ke ruang pembakaran agar sesuai dengan debit kabut bahan bakar yang masuk ke ruang pembakaran. Sebenarnya kalau ditelaah lebih dari setelan karburator ada berbagai macam setelan, akan dijelaskan pada topik bahasan (topik selanjutnya)

P1020874_resizes

3.       Pilihan Gir Set yang tepat.

Dengan system pembakaran yang telah sempurna maka diperlukan penyaluran akhir ke pengerak motor yaitu pada roda belakang. Roda belakang digerakkan mesin melalui rantai pada motor yang berpengerak rantai dan gardan/ belt untuk motor yang digerakkan oleh belt seperti motor BMW, Harley serta Varian matic di Indonesia pada umumnya.

Sistem pengerak rantai ini banyak diaplikasi oleh motor-motor Jepang pada umumnya, khususnya motor yang mempunyai tuas persneling perpindahan gigi karena memiliki gigi banyak. Perbandingan gir depan yang membawa tenaga harus pas dikombinasikan dengan gir belakang sebagai penyalur terakhir tenaga yang memutar roda belakang. Perbandingannya 1 mata gir didepan berbanding dengan 3 mata gir belakang. Misalkan gir depan 14 pada motor standart Yamaha RXZ, maka gir belakangnya 46. Untuk mendapatkan akselerasi lebih pada saat gigi awal pada rpm bawah, hanya diperlukan penggantian gir belakang dinaikkan 1 mata atau 3 mata. Semua ini tergantung keinginan pengguna yang sebaiknya memperhitungkan jarak tempuh tercepat yang akan dicapai. Misal jarak tempuh 400m ingin ditempuh untuk menghabiskan semua gigi dengan maksud mendapatkan kecepatan tertinggi lebih cepat diperlukan gir lebih besar tentunya, atau misalkan untuk jarak 200m ingin menghabiskan seluruh keenam giginya. Maka diperlukan gir belakang yang lebih besar lagi dari sekedar menggantinya dengan 3 mata gir atau depan dengan 1 mata gir. Selain itu harap diperhatikan penggantian spuyer juga yang tentu topik ini akan kita bahas diedisi berikutnya beserta tambahan panduan lengkap.  (write & photo by danspeed)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s