All posts by Danspeed Majalahbikeart

motorsport photographer, jurnalist, writer, travel entusiast and outdoor adventure, then reading, mechanical artist, who like to listen and play guitar to remember that life is beauty....to share with others....

Ikuti dan Daftar Nganjuk Heritage Run 2018

Maps

Informasi dan pendaftaran :

http://nganjukheritagerun.race.id/

Advertisements

Berwisata Dengan Sepeda Ke Pantai Timang GunungKidul

Foto : Arwanto Sebelah kanan

Berwisata dengan sepeda saat berakhir pekan tentu merupakan idaman para penghobi sepeda tentunya, untuk para peseda didaerah tentu hal ini biasa dilakukan bersama komunitasnya. Arwanto dari Klaten Jawa Tengah bersama komunitasnya  L A C C (LOMBOK Abang Cycling Club) kali ini menyempatkan diri berwisata ke Pantai Timang, Gunung Kidul, Jawa Tengah.

Rute mereka menyusuri wilayah pegunungan mulai dari Bayat Wedi, Klaten hingga ke pantai selatan Jateng ini. Dengan menggunakan sepeda balap/roadbike, menempuh jarak 78 kilometer dari Wedi ke Pantai Timang ini, dalam sekali perjalanan berangkatnya saja.

Kereta gantung gondola

Pemandangan sangat indah disini,” ujar Arwanto, untuk menuju pulau di pantai Timang ini ada dua pilihan, dengan jalan via jembatan goyang 100rb perorang atau dengan kereta gantung gondola 150rb perorang. Disana kita bisa menikmati foto2 untuk sunset atau ingin memancing ikan selain dapat melihat para nelayan lobster sedang beraksi.

2 pilihan menuju pulau

Naik turun pegunungan selatan pulau Jawa ini tentunya perlu kekuatan dari pesepeda, dan perlu kehati-hatian dari kita. Karena jalanan antar desa satu ke desa lainnya ini medannya banyak yg curam dan jalanan licin disamping ada kendaraan masyarakat lain seperti motor dan mobil juga bis-bis wisata melewatinya.

Tur ini diikuti  Arwanto,Aliong,Danny,Ging Ging,Haryanto,Jien,Patmono,Sayekti,Riswanto dan Endrian, bos club absen nama Purnama sidi. Kegiatan tour wisata bersama club ini sudah mencapai lombok dari Klaten dan daerah-daerah wisata lainnya. Sampai jumpa ditour kami yg berikutnya…Salam Gowes.

Liputan foto dan tulisan kiriman : Arwanto

 

KTM OMR Seri 1 2018 Sentul

Omr (one make race) balap satu merk dari KTM Indonesia, berpacu dan berlatih sekaligus simulasi balap sesungguhnya, event balap ini untuk merangkul penghobi balap dari kalangan umum.

Beragam jenis KTM mulai RC 250, Duke 250, RC 200 dan Duke 200 juga ikut disatu kelas ini, Perwakilan semua komunitas KTM Jkt dan PIC Herman, Ziyat dan Erry  sekaligus pengagas ide balap ini mengatakan ” karena animo dari anak-anak club untuk turun balap sangat besar dan keseriusan pada beberapa anggota juga terlihat, maka saat ada event balap funrace ini…saya berinisiatif untuk turut serta mengadakan lomba ini,” ujarnya disela-sela balap kemarin.

Erry dan Herman

Omr ini juga didukung oleh Supertune dan Rock Oil saat OMR seri 1 KTM ini dan juga tentu didukung oleh Majalahbikeart sendiri.

lipt/foto : danspeed-majalahbikeart2018

 

 

Funrace E-Event Seri 2 2018 Sentul Besar

Berbagai kelas dilombakan, bebas menarik dan seru…itulah funrace, tanpa peraturan yg memberatkan peserta dan semua bisa turun walau hanya bermodal pas-pasan. Ini menguntungkan para peserta privater. Disamping berlatih seperti apa race sesungguhnya…mental para pemula ini juga tentu makin bertambah.

Disirkuit Sentul besar tgl 4 kemarin adalah seri kedua E-Event diadakan, hingga mencapai 250an starter dari mulai balap matic campur, bebek underbone 2 tak, bebek underbone 4 tak, sport scorpio std pemula 225, sport scorpio open 225, sport 250 pemula, sport 250 open, sport 135 yamaha, KTM one make race, sport 150 pemula dan open campuran. Pokoknya anda punya motor apa, dan masih standart atau sudah full tune up…bebas disini, silahkan ikut dibalap paling ramai peminatnya. Simak foto2 liputan special Majalahbikeart dibawah ini.

Lipt/foto : danspeed-majalahbikeart2018

Film Pendek Majalahbikeart 2018 “Lika Liku Kehidupan”

Film tentang kehidupan diibukota Jakarta yg identik dengan perjuangan meraih mimpi, dan harapan,…dikisahkan dalam cerita pendek sesuai kehidupan dunia roda dua, selamat menyaksikan.

Ada quiz ” 5 motor utama yg masuk dalam pembuatan film pendek Majalahbikeart, sebutkan motor apa saja kah…2 org dgn jawaban benar yg beruntung (akan dipilih acak akhir bulan) akan mendapat 1 jersey masing-masing edisi special Majalahbikeart bulan April 2018….jawab dikoment post disini, bukan di fb…

Gebrakan Baru ABM Motorsport Luncurkan New Brand Team dan New Logo di 2018

ABM Motorsport kini membuat gebrakan baru dalam dunia otomotif dengan memunculkan  logo dan nama tim baru yang kini menjadi tim unggulan ABM Motorsport. Pada logo baru ABM Motorsport bermakna speed (kecepatan), control (kontrol) dan accuracy (akurasi). Perubahan pada logo tersebut sekaligus menjadi ajang peresmian new car livery dan racing suit ABM Motorsport yang diselenggarakan pada Minggu, (25/02) di Titan Center Bintaro, Tangerang Selatan. Pada acara tersebut ABM Motorsport juga memperkenalkan dua tim baru yakni, ABM Racing Team dan ABM Drift Team.

Masayu Anastasia selaku Public Relations Manager ABM Motorsport menyampaikan bahwa penggunaan logo baru dari racing team maupun drift team tetap menggunakan logo yang sama hanya fokusnya saja yang berbeda. “Alasan dibentuknya dua tim ini karena kita ingin lebih fokus lagi dibanding tahun sebelumnya, jika pada 4 tahun sebelumnya kita hanya di touring, untuk tahun ini kita ingin lebih melebarkan sayap lagi, sehingga selain di kejuaraan touring, kita juga bisa turut meramaikan di kejuaraan drift”, ungkap Masayu, Minggu (25/02).

Acara launching tersebut juga diisi dengan berbagai rangkaian acara seperti hiburan oleh angle percussion dan penyanyi cantik Wizzy Williana, pemutaran video logo, video racing suit, video pengantar new livery dan fashion show. Kemudian, acara terakhir yang merupakan puncak dari keseluruhan acara yaitu, peluncuran new livery ABM Motorsport disertai sesi foto bersama racer ABM Motorsport.

Alasan dengan dimunculkannya rebranding logo  baru dari ABM Motorsport adalah untuk menunjukan jati diri ABM Motorsport. Filosofi logo baru menunjukan kendali, kecepatan dan akurast sebagai nilai penting dalam dunia otomotif. “Filosofi dari logo baru ini menunjukan control, speed and accuracy. Selain itu, warna baru yang digunakan oleh ABM Motorsport adalah didominasi oleh warna oranye, warna oranye tersebut merepresentasikan agresifitas  agar ABM Motorsport dapat tampil jauh lebih agresif dari tahun-tahun sebelumnya ”, jelas Masayu. Continue reading Gebrakan Baru ABM Motorsport Luncurkan New Brand Team dan New Logo di 2018

Yamaha RXZ 135 Garapan MJM (Mekanik Jaya Motor)

 

M. Iqbal podium pertama kelas 135 Open saat Funrace 1 2018 kemarin…dgn Yamaha RXZ 135 settingan bengkel MJM (Mekanik Jaya Motor)

Joki yg terkenal mulai dari balap matic ini turun 3 kelas berbeda saat event funrace kemarin, salah satunya dikelas 135 open dengan Yamaha Rxz 135 lansiran tahun 94 ini. Dengan beberapa part aftermarket seperti menggunakan suspensi Ohlins adjustable preload dan rebound pada shock belakang, menggunakan sistem pengapian total lost, stabilizer setang, gas spontan daytona, segitiga setang rxz 89 dan knalpot galvanis tipe freeflow model standart racing juga menggunakan gear 14 – 36 pada gear depan belakangnya, ban menggunakan IRC depan belakang ukuran 17 depan dan belakang.

M. Iqbal

Adalah Pandu sang mekanik dari Mekanik Jaya Motor yang meracik tunggangan M. Iqbal menjadi juara dirace kemarin. Walau pada beberapa lap awal berada pada urutan kedua dibelakang Nico Julian yg menggunakan RX king,  namun dipertengahan lap motor RK king Nico mengalami kerusakan teknis hingga akhirnya disalib oleh M. Iqbal.

Setting kompresi dan perpaduan komposisi pilot jet dan mainjet sangat berpengaruh dibalap motor 2 tak ini, mengingat bahkan daya tahan pada lap2 banyak itu sangat berpengaruh terhadap panas mesin. Kemungkinan ngejim dimotor 2 tak adalah besar…kencang dan digenjot rpm tinggi terus menerus saat lap-lap awal adalah bukan pilihan yg akhirnya ngejim sebelum garis finish. MJM membuktikan kedikdayaan dan ketelitian setting RXZ Iqbal walau dengan blok mesin seri YP4 keluaran tahun 96 buatan ori pulogadung ini.

Nico Julian

Continue reading Yamaha RXZ 135 Garapan MJM (Mekanik Jaya Motor)

Tahun Baru Semangat Baru…SELAMAT TAHUN BARU 2018

Kue tahun baru sedang dipersiapkan untuk perayaan tahun baru dikantor redaksi majalahbikeart, crew siang ini baru dikirimi foto update kue yg nanti sore sampai meja redaksi….eh dah pada meler semua, kue ini klihatan yummie…wah seperti apa klo dah jadi….tetap kita update terus fotonya…hingga petasan2 malem tahun baru nanti meriahh….dgn kue ini disamping motor..met siap2 tahun baru bro and sis….

 

Pembalap 16 Thn Gerry, Keseriusan & Langkah Untuk Menjadi Pembalap Pro

Tak jarang tim-tim privater sehari-hari dapat kita lihat sendirian berlatih, mengelilinggi lintasan sirkuit sentul sejauh 3.965 m. Biaya yg lumayan tinggi 450rb untuk sehari berlatih disamping biaya-biaya lainnya total bisa mencapai 1,5jt untuk sekali berlatih tetap harus diupayakan untuk dapat menyewa seharian disirkuit International Sentul. Banyak biaya yg dikeluarkan selain sewa sirkuit, seperti akomodasi dari bengkel ke sirkuit, biaya persiapan sparepart yang pasti dipersiapkan untuk turun secara aman, biaya makan seharian selama berlatih dll.

Apa semua pengeluaran dana, waktu, tenaga itu semua layak demi mengejar cita-cita untuk menjadi pembalap profesional yg dapat diandalkan dimasa depan?  Ya…jawabnya, semua itu harus dan wajib ditempuh untuk mencapai tujuan utama, yakni menjadi pembalap jempolan yg layak diperhitungkan dimasa depan.

Adalah Gerry cowo yg tinggal dicondet lahir 16 tahun lalu ini, merupakan anak dari seorang mekanik sepeda motor Pak Jimmy. Sang ayah punya cita-cita, agar Gerry kelak dapat menambah perbendaharaan perolehan nama bagi Bangsa Indonesia dikelas balap motor profesional di mancanegara. Siswa SMA kelas 1 Adi Luhur di condet ini pun mengiyakan saran dari sang ayah untuk serius dan mulai berlatih sejak umur 13 tahun. Lewat sekolah balap asuhan M. Fadli mantan juara Nasional underbone diberbagai kelas dan Juara Seri 600cc Asia Road Racing Champhionship Round Sentul 2015. Beberapa gelar juara dikelas motor-motor matic, underbone juga pernah diraihnya. Bakatnya untuk balap sudah terlihat, tinggal keseriusan dan management yg baik yg dapat mengantarkan mengapai cita-citanya.

Berlatih dengan motor mini hingga terjatuh dilintasan adalah langkah yg telah ditempanya sebagai keseriusan serta pengalaman yang sangat berharga. Istilahnya semua cara dan pengalaman praktek yang benar sudah dijalani, dan jam terbangpun makin bertambah yg kelak akan membuatnya menjadi semakin menguasai bidang yg ditekuninya ini. Continue reading Pembalap 16 Thn Gerry, Keseriusan & Langkah Untuk Menjadi Pembalap Pro

KTM Track Day Indonesia 2017

Reihan
ERRY

Sentul, 23 Desember 2017

Event yang diselengarakan KTM Indonesia ini, menghadirkan Reihan pembalap official KTM Indonesia yg berlaga dikelas 390 pada seri KTM Asia Champhionship serta Erry sebagai tutor pelatihan safety riding diacara KTM Track Day.

Beragam jenis varian KTM hadir pada acara ini mulai tipe sport seperti RC 200, RC 250 dan seri Duke 200, Duke 250. Hadir juga turut serta KOCI dan Bikerboyz komunitas dari KTM.

Acara yang dimulai mulai jam 8 pagi diisi dengan acara coaching clinic safety riding dengan kedua orang tutor tersebut. Penyelenggaraan yang nantinya akan diadakan per2 bulan disirkuit sentul ini merupakan ajang ATPM KTM untuk mempererat persaudaraan dan pembinaan balap yang rencananya akan dibentuk divisi tim racing pada tahun 2018 nanti, dengan mempersiapkan untuk serius turun dikelas 250cc bebas dengan Reihan sebagai pembalap utama dan Erry.

foto komplitnya nyusul sebentar lagi ya brother….still update!….be patience

liputan : danspeed&bryan (majalahbikeart2017)

Gowes Bukan Hanya Untuk Pria, Obrolan dgn Goweser Putri, Ramelia Pranoto

 

Bersepeda itu sehat, menantang dan banyak silahturahminya, seperti itu gambaran untuk bersepeda dari dulu. Terlebih ketika media sosial merebak dan semakin canggih maka segalanya dapat dilihat dan informasi terbaru selalu update.

Bikeart melihat bahwa sepeda merupakan roda dua yg ikut menarik untuk dikupas tuntas, walau  bidang sepeda baru belakangan ini ikut diulas, tetap saja ada banyak hal-hal baru serta pengalaman serta cerita unik dibaliknya. Kali ini tim Bikeart berkesempatan mewawancarai goweser putri asal Blitar, Jawa Timur.

Bikeart “Mulai kapan Lia tertarik bersepeda dan apa ada cerita khusus ?

Lia : ” Awal suka sepedahan sejak kecil ya, pastinya sd smp bike to school walau pas SMP agak jauh mungkin 5km setalah itu olah raga sepedahan hanya sekedar kalau waktu luang dan pergi kewarung , dimulainya sepeda lagi yg seriusan neh tapi agak unik, sekitar  thn 2010, saat aku pulang kampung diblitar bekerja diPKM (puskesmas) jarak yg musti ditempuh lumayan jauh, pemandangan alam sekitar lumayan bagus, agar sesuai dgn kuliah saya kebidanan dan tiap bln ortu suplai untuk kebutuhan saya, mau ga mau harus setuju sesuai keinginan ortu, untung tinggal didesa jadi biaya hidup murah dan ga bisa shopping tiap hari kemall,  okelah demi mengirit uang dari ortu waktu itu ada ide…karena jalanan menuju PKM dari rumah nenek sekitar 4 km dengan medan naik turun, maka punya tabungan sedikit saya bisa beli polygon cleo 2, dan berlatih selama seminggu dijalan tanjakan dekat rumah, dan akhirnya setelah terbiasa latihan saya nekad untuk bike to work walau sepedanya hanya 8 speed.

Saya mengirit bukan karena uang sedikit, hal ini saya pilih karena gaji dipkm tidak mencukupi sedangkan jika saya mencari kerja diluar kortex kesehatan tidak diperkenankan ortu karena keluarga menjamin keuangan saya. Dan sebab itulah juga saya tidak ingin merepotkan ortu untuk menggunakan uang tersebut membeli sepeda, bukan masalah tidak kuat untuk berkendara atau lainnya, melainkan karena memang saya suka bersepeda.

walau menggeh” (ngos-ngossan) waktu itu saya teemasuk golongan kuat tpi tdk bisa cepat krn sering berhenti, krn paha terasa panas dan jantung memacu cepat. Karena itu saya jdi sadar akan kemampuan, setelah bbrp bulan kekuatan bersepeda semakin baik, gowes terasa lebih enteng  dan terbiasa. Karena kegiatan  bike to work ini saya jadi lebih sering bertemu penggowes selingkungan. Maka saya diajaklah gabung dan akhirnya pada suatu minggu, saya diajak kekarang kates yg jaraknya 25km jdi PP 50km, walaupun banyak rehatnya setelah itu bnyak jadwal-jadwal setiap minggunya kepantai dan banyak lagi. Hingga akhirnya suatu saat ingin gowes ketaman bersama temen-temen putri juga.

Continue reading Gowes Bukan Hanya Untuk Pria, Obrolan dgn Goweser Putri, Ramelia Pranoto

Kejurda Motoprix IV 2017 Kalimantan Tengah

29 Oktober 2017, Sampit Kalteng

Kejurda Motoprix seri IV yg digelar IMI Kalteng digelar 132 stater, 321 race dan 12 ribu penonton… sejarah jumlah peserta terbanyak se kalimantan, ujar Wawan selaku ketua panitia gelaran ini.  “Kami adakan ini sebagai kecintaan kita terhadap dunia otomotif kabupaten kotim dan pelepas dahaga akan suara raungan mesin racer di lintasan …dan bersama sama kita ciptakan sejarah di dunia otomotif Kotim” ujarnya.

Liputan Kalimantan (wawan-majalahbikeart 2017)

 

 

Jakarta Custom Culture 2017 “Sepeda Low Rider”

Lebih kurang ratusan modifikator berkumpul diacara JCC 2017 ini, mulai modifikator mobil, motor, hingga sepeda low rider. Saat masuk penggunjung disuguhi deretan mobil-mobil tua hingga mobil mantan RI 1 hingga motocross classic dan vespa-vespa antik. Ajang custom classic yg belakangan semakin marak ini tentunya membawa suasana berbeda bagi kita yg ingin bernostalgia dgn masa lampau.

Motor-motor langka serta deretan mobil-mobil classic tertata rapi dan menarik, apalagi sebagian besar telah dimodifikasi baik upgrade maupun  rebuild ulang. Seperti ujar, Giel dari S&S “fanatisme dan kreativitas para builder ditambah semangat ingin selalu berbeda dari yang lain membuat setiap ajang acara custom seperti ini menjadi selalu menarik, disamping itu kami dari S&S juga siap menyambut keinginan para customer yg selalu mengutamakan kepuasan dalam hal memodifikasi sepeda motornya”.

Lain dari biasanya, JCC ini juga turut mengundang master-master builder custom sepeda low rider, salah satunya Agung dari rumah modifikasi Agung Castapo Pinstriping and Lettering, “aliran low rider saat ini memang sedang diminati kaula muda pesepeda, apalagi dengan banyaknya acara-acara CFD dikota-kota besar serta kemunculan motor-motor ubahan menjadi caferacer old school menjadi daya tarik tersendiri khususnya rumah modifikasi saya, maka dari itu saya menciptakan pinstriping lettering juga untuk helm-helm model vintage untuk pengemar motor2 cafe racer,” ujarnya. Disisi lain, modifikasi Agung kepada sepeda tidak hanya menerapkan custom low rider bicycle, namun ada perangkat canggih dari modifikasinya itu yg menarik untuk disimak yakni sepeda tersebut bisa naik turun sesuai keiginan ridernya dengan sistem tabung injection gas pump dan dapat dikontrol via android, luar biasa…seperti apa videonya. Silahkan simak pada video berikut dibawah ini….

Pada kelas Moge Premium Bike, ada Indra dari Troymotoshop juga memilih Kawasaki H2 sebagai salah satu andalan utama selain Yamaha R1 dan Moto Guzzi sebagai motor yg dipamerkan pada JCC kali ini. “Pertimbangan yg diambil selain motorH2 ini memang sanggar dan menjadi motor yg sedang In, motor ini juga jarang dimodif dengan carbon looks,” ujarnya.

(Foto/tulisan :Danspeed-Majalahbikeart 2017)

Continue reading Jakarta Custom Culture 2017 “Sepeda Low Rider”

Fight Dengan Ninja Mono 250 di Kawasaki Racing Academy 2017

Sentul, Minggu 8 Oktober 2017

Varian ninja 250 SL atau lebih dikenal dengan Ninja Mono, adalah varian turunan dari mesin Kawasaki KLX 250, dimana jenis KLX ini adalah single silinder tunggal dari jenis motor semi motocross atau endurance. Bobot mesin yang ringan didukung suspensi standart moto enduro versi eropa. Sedangkan Mono RR ini dirancang sedemikian rupa untuk tipe motor sport berfairing, yg mengutamakan minimalisir terpaan udara saat digunakan riding dan juga dengan postur pembalap merunduk. Keringanan bobot dari motor sejenis dikelas 250cc adalah keunggulannya disamping bentuk kerampingan dari motor ini sangat berbeda dari adiknya si Ninja 250 SE twin silinder.

Erry Permadi #33 saat turun dikelas  Alumni Expert kelas 250 dengan best time saat free practice 2:03:365, mengatakan bahwa motornya lumayan bisa bersaing dengan motor 250 twin walau hanya ada setting sedikit pada suspensi depan. Semua tidak ada korek mengorek, mekanik hanya menganti knalpot saya dengan merk Phoenix dan gir belakang naik 2 mata. Mulai tarikan hingga topspeed di 170km/jam motor terasa terisi dan full padat saat perpindahan gigi. Memang saat top terlihat sedikit kalah dengan twin, namun saya rasa itu hanya sett dadakan sebelum lomba benar2 belum matang, next race saya yakin bisa diperbaiki performa hari ini, terangnya. Dibeberapa tikungan bahkan saya dapat lebih mengkontrol lalu mengambil kesempatan yg ada didepan motor twin, tambah Erry.

(Foto/tulisan : Danspeed-Majalahbikeart 2017)

 

 

KustomFest 2017 Yogyakarta

Acara yg bertemakan “No Boundaries” baru saja berlangsung sukses di Yogyakarta 8 oktober 2017 minggu lalu. Tak kurang sekitar 25.000 pengunjung memadati hall acara minggu lalu itu. Ketua Panitia mengatakan bahwa ” Event ini sebagai ajang bertemunya motor-motor dan mobil hasil modifikasi terbaik dipulau jawa, dan berhasil terpilih 150 untuk diikutkan di event internasional di Jepang akhir tahun 2017 ini”.

Tak hanya motor-motor besar seperti Harley, namun beragam motor-motor besar dari pabrikan Jepang serta motor-motor bercc kecil ikut serta dalam kontes diajang Kustomfest seri yg ke enam ini. Antusiasme pengunjung serta para modifikator terbaik sangat menambah semaraknya gelaran yg setiap serinya makin meriah ini, ujar salah satu panitia. Mulai Kawasaki Binter Merzy, Honda Prima, Honda Supra berubah bentuk dan menjadi beragam aliran ada diacara ini. Cafe racer, bradstyle, japstyle, bobber, hotrod hingga trail enduro motor Yamaha DT 100, luar biasa.

(Liputan foto/tulisan : Desy-Majalahbikeart2017)

Pesta Gelaran Asia Road Racing Seri 4 2017 Sentul Diserbu Penonton

 

 

Club2 Mtr
New R15 Club
HSOI Club Bogor&Depok

Pemandangan langka pada gelaran balap Asia Road Racing Champhionship seri 4 2017 yg berlangsung 13 Agustus 2017. Tak seperti pada balap-balap seri lainnya, penonton yg datang menyaksikan acara ini begitu banyak, mulai dari club-club motor baik Suzuki, Honda, Yamaha juga Kawasaki serta para pegawai pabrik-pabrik seperti pabrik Honda, Musashi, dan penonton umum. Dari setiap ATPM menyediakan Stand-stand menarik layaknya pameran motorshow lengkap dengan produk terbarunya. (Danspeed-Majalahbikeart)

Duo Pembalap Indonesia Mencerahkan Podium Kelas 250 Asian Road Racing

 

Gerry Salim- ARRC Photo
Gerry S – ARRC Photo

Sentul 13 Agustus 2017, Asian Road Racing Champ Round 4

Gerry Salim bertarung  salip menyalip dengan rekan satu timnya di Astra Honda Racing Andi Gilang sebelum akhirnya finish di posisi pertama.  Sementara itu Andi Gilang yg pada awal lap pada posisi ketiga berusaha keras pada lap-lap awal untuk menyalip pembalap Jepang Koyama yg berada pada posisi kedua,

Continue reading Duo Pembalap Indonesia Mencerahkan Podium Kelas 250 Asian Road Racing

Peroleh Wild Card Richard Taroreh Juara di Asian Road Racing 150

Richard Taroreh
Richard Taroreh-ARRC Photo
All 150- ARRC Photo

Sentul 13 Agustus 2017, Asian Road Racing Champ Round 4

Pembalap Wild Card juara di Idemitsu Asia Road Racing Championship. Richard Taroreh berhasil merebut posisi finish diurutan pertama setelah bersaing ketat dengan pimpinan juara bertahan Wahyu Aji juga dari Indonesia. 10 lap awal Wahyu Aji berada diposisi depan bersaing ketat dengan pembalap Malaysia Mohd Helmi Azman.

Continue reading Peroleh Wild Card Richard Taroreh Juara di Asian Road Racing 150

Foto Gallery Final Suzuki Indonesia Challenge 2015

Peserta Suzuki Indonesia Challenge
Peserta Suzuki Indonesia Challenge

Suzuki Indonesia Challenge adalah sebuah program balap yg dibuat PT Suzuki Indomobil Sales (PT.SIS) roda 2, dalam rangka audisi pencarian pembalap muda berbakat, bernyali dan terbaik di Indonesia. Program ini telah memasuki season 2 yg diadakan sejak bulan Mei 2015 hingga November di 9kota, dan kemarin ini adalah tahap grand final, untuk kembali mencari 3 pembalap muda Indonesia terbaik yg akan dapat berkesempatan bertanding di tingkat yg lebih tinggi yaitu Suzuki Asian Challenge 2016.

Sebagai catatan, Suzuki Indonesia Challenge season 1 telah sukses diadakan sejak Des 2014 hingga Maret 2015 dan berhasil mencetak pembalap berprestasi di tingkat Asia yaitu Andreas Gunawan, Adhi Chandra dan Dedi Kurniawan. Andreas Gun pembalap berusia 20 tahun asal Lampung berhasil mengharumkan nama Indonesia di tingkat Asia lewat kejuaraan Suzuki Asian Challenge 2015 ( Asia Road Racing Champhionship). Perbedaan antara penyelenggaraan season 2 dengan sebelumnya adalah penambahan kelas Young Star Cup, pembatasan usia pembalap dan penambahan lokasi audisi dengan total 9 kota.

Audisi pencarian pembalap muda berbakat ini difasilitasi penuh oleh PT. SIS sebagai penyelenggara. Sepeda motor yg digunakan yaitu Suzuki Satria FU 150 dan Suzuki Satria F115 Young Star telah berspesifikasi khusus balap dan memiliki keseragaman seting sehingga para pembalap hanya perlu untuk membawa peralatan safety riding gear pribadi dan tidak perlu terbebani dengan bayangan biaya balap. Suzuki Indonesia Challenge diciptakan sebagai balap yg mudah dan murah untuk diikuti oleh para pesertanya.

Sebanyak 45 pembalap yg terdiri dari 27 pembalap kelas Satria Cup dan 18 pembalap kelas Young Star Cup mempersiapkan fisik dan mental masing-masing sebaik mungkin dan memanfaatkan fasilitas yg diberikan oleh PT. SIS seperti training dari pembalap pro Nobuatsu Aoki untuk membiasakan diri dengan karakter sirkuit dan memperbesar peluang untuk menjadi pemenang. Kelas Satria Cup diikuti oleh pembalap berusia 14 – 20 tahun, sedangkan kelas Young Star diikuti oleh pembalap berusia dibawah 14 tahun. Tujuan pembatasan usia tersebut adalah guna mendapatkan talenta terbaik yang prestasi dan mentalnya masih dapat dibentuk 5 hingga 7 tahun kedepan, dengan harapan dimasa depan nanti para juara bisa menjadi kebanggaan Indonesia untuk berkompetisi di tingkat Int yang bergensi seperti WSB dan Motogp di usia yg matang.

(Danspeed-Didi-Niko-Majalahbikeart 2015)