Category Archives: Event Komunitas

Ikuti dan Daftar Nganjuk Heritage Run 2018

Maps

Informasi dan pendaftaran :

http://nganjukheritagerun.race.id/

Advertisements

Berwisata Dengan Sepeda Ke Pantai Timang GunungKidul

Foto : Arwanto Sebelah kanan

Berwisata dengan sepeda saat berakhir pekan tentu merupakan idaman para penghobi sepeda tentunya, untuk para peseda didaerah tentu hal ini biasa dilakukan bersama komunitasnya. Arwanto dari Klaten Jawa Tengah bersama komunitasnya  L A C C (LOMBOK Abang Cycling Club) kali ini menyempatkan diri berwisata ke Pantai Timang, Gunung Kidul, Jawa Tengah.

Rute mereka menyusuri wilayah pegunungan mulai dari Bayat Wedi, Klaten hingga ke pantai selatan Jateng ini. Dengan menggunakan sepeda balap/roadbike, menempuh jarak 78 kilometer dari Wedi ke Pantai Timang ini, dalam sekali perjalanan berangkatnya saja.

Kereta gantung gondola

Pemandangan sangat indah disini,” ujar Arwanto, untuk menuju pulau di pantai Timang ini ada dua pilihan, dengan jalan via jembatan goyang 100rb perorang atau dengan kereta gantung gondola 150rb perorang. Disana kita bisa menikmati foto2 untuk sunset atau ingin memancing ikan selain dapat melihat para nelayan lobster sedang beraksi.

2 pilihan menuju pulau

Naik turun pegunungan selatan pulau Jawa ini tentunya perlu kekuatan dari pesepeda, dan perlu kehati-hatian dari kita. Karena jalanan antar desa satu ke desa lainnya ini medannya banyak yg curam dan jalanan licin disamping ada kendaraan masyarakat lain seperti motor dan mobil juga bis-bis wisata melewatinya.

Tur ini diikuti  Arwanto,Aliong,Danny,Ging Ging,Haryanto,Jien,Patmono,Sayekti,Riswanto dan Endrian, bos club absen nama Purnama sidi. Kegiatan tour wisata bersama club ini sudah mencapai lombok dari Klaten dan daerah-daerah wisata lainnya. Sampai jumpa ditour kami yg berikutnya…Salam Gowes.

Liputan foto dan tulisan kiriman : Arwanto

 

KTM OMR Seri 1 2018 Sentul

Omr (one make race) balap satu merk dari KTM Indonesia, berpacu dan berlatih sekaligus simulasi balap sesungguhnya, event balap ini untuk merangkul penghobi balap dari kalangan umum.

Beragam jenis KTM mulai RC 250, Duke 250, RC 200 dan Duke 200 juga ikut disatu kelas ini, Perwakilan semua komunitas KTM Jkt dan PIC Herman, Ziyat dan Erry  sekaligus pengagas ide balap ini mengatakan ” karena animo dari anak-anak club untuk turun balap sangat besar dan keseriusan pada beberapa anggota juga terlihat, maka saat ada event balap funrace ini…saya berinisiatif untuk turut serta mengadakan lomba ini,” ujarnya disela-sela balap kemarin.

Erry dan Herman

Omr ini juga didukung oleh Supertune dan Rock Oil saat OMR seri 1 KTM ini dan juga tentu didukung oleh Majalahbikeart sendiri.

lipt/foto : danspeed-majalahbikeart2018

 

 

Funrace E-Event Seri 2 2018 Sentul Besar

Berbagai kelas dilombakan, bebas menarik dan seru…itulah funrace, tanpa peraturan yg memberatkan peserta dan semua bisa turun walau hanya bermodal pas-pasan. Ini menguntungkan para peserta privater. Disamping berlatih seperti apa race sesungguhnya…mental para pemula ini juga tentu makin bertambah.

Disirkuit Sentul besar tgl 4 kemarin adalah seri kedua E-Event diadakan, hingga mencapai 250an starter dari mulai balap matic campur, bebek underbone 2 tak, bebek underbone 4 tak, sport scorpio std pemula 225, sport scorpio open 225, sport 250 pemula, sport 250 open, sport 135 yamaha, KTM one make race, sport 150 pemula dan open campuran. Pokoknya anda punya motor apa, dan masih standart atau sudah full tune up…bebas disini, silahkan ikut dibalap paling ramai peminatnya. Simak foto2 liputan special Majalahbikeart dibawah ini.

Lipt/foto : danspeed-majalahbikeart2018

Film Pendek Majalahbikeart 2018 “Lika Liku Kehidupan”

Film tentang kehidupan diibukota Jakarta yg identik dengan perjuangan meraih mimpi, dan harapan,…dikisahkan dalam cerita pendek sesuai kehidupan dunia roda dua, selamat menyaksikan.

Ada quiz ” 5 motor utama yg masuk dalam pembuatan film pendek Majalahbikeart, sebutkan motor apa saja kah…2 org dgn jawaban benar yg beruntung (akan dipilih acak akhir bulan) akan mendapat 1 jersey masing-masing edisi special Majalahbikeart bulan April 2018….jawab dikoment post disini, bukan di fb…

Yamaha RXZ 135 Garapan MJM (Mekanik Jaya Motor)

 

M. Iqbal podium pertama kelas 135 Open saat Funrace 1 2018 kemarin…dgn Yamaha RXZ 135 settingan bengkel MJM (Mekanik Jaya Motor)

Joki yg terkenal mulai dari balap matic ini turun 3 kelas berbeda saat event funrace kemarin, salah satunya dikelas 135 open dengan Yamaha Rxz 135 lansiran tahun 94 ini. Dengan beberapa part aftermarket seperti menggunakan suspensi Ohlins adjustable preload dan rebound pada shock belakang, menggunakan sistem pengapian total lost, stabilizer setang, gas spontan daytona, segitiga setang rxz 89 dan knalpot galvanis tipe freeflow model standart racing juga menggunakan gear 14 – 36 pada gear depan belakangnya, ban menggunakan IRC depan belakang ukuran 17 depan dan belakang.

M. Iqbal

Adalah Pandu sang mekanik dari Mekanik Jaya Motor yang meracik tunggangan M. Iqbal menjadi juara dirace kemarin. Walau pada beberapa lap awal berada pada urutan kedua dibelakang Nico Julian yg menggunakan RX king,  namun dipertengahan lap motor RK king Nico mengalami kerusakan teknis hingga akhirnya disalib oleh M. Iqbal.

Setting kompresi dan perpaduan komposisi pilot jet dan mainjet sangat berpengaruh dibalap motor 2 tak ini, mengingat bahkan daya tahan pada lap2 banyak itu sangat berpengaruh terhadap panas mesin. Kemungkinan ngejim dimotor 2 tak adalah besar…kencang dan digenjot rpm tinggi terus menerus saat lap-lap awal adalah bukan pilihan yg akhirnya ngejim sebelum garis finish. MJM membuktikan kedikdayaan dan ketelitian setting RXZ Iqbal walau dengan blok mesin seri YP4 keluaran tahun 96 buatan ori pulogadung ini.

Nico Julian

Continue reading Yamaha RXZ 135 Garapan MJM (Mekanik Jaya Motor)

Gowes Bukan Hanya Untuk Pria, Obrolan dgn Goweser Putri, Ramelia Pranoto

 

Bersepeda itu sehat, menantang dan banyak silahturahminya, seperti itu gambaran untuk bersepeda dari dulu. Terlebih ketika media sosial merebak dan semakin canggih maka segalanya dapat dilihat dan informasi terbaru selalu update.

Bikeart melihat bahwa sepeda merupakan roda dua yg ikut menarik untuk dikupas tuntas, walau  bidang sepeda baru belakangan ini ikut diulas, tetap saja ada banyak hal-hal baru serta pengalaman serta cerita unik dibaliknya. Kali ini tim Bikeart berkesempatan mewawancarai goweser putri asal Blitar, Jawa Timur.

Bikeart “Mulai kapan Lia tertarik bersepeda dan apa ada cerita khusus ?

Lia : ” Awal suka sepedahan sejak kecil ya, pastinya sd smp bike to school walau pas SMP agak jauh mungkin 5km setalah itu olah raga sepedahan hanya sekedar kalau waktu luang dan pergi kewarung , dimulainya sepeda lagi yg seriusan neh tapi agak unik, sekitar  thn 2010, saat aku pulang kampung diblitar bekerja diPKM (puskesmas) jarak yg musti ditempuh lumayan jauh, pemandangan alam sekitar lumayan bagus, agar sesuai dgn kuliah saya kebidanan dan tiap bln ortu suplai untuk kebutuhan saya, mau ga mau harus setuju sesuai keinginan ortu, untung tinggal didesa jadi biaya hidup murah dan ga bisa shopping tiap hari kemall,  okelah demi mengirit uang dari ortu waktu itu ada ide…karena jalanan menuju PKM dari rumah nenek sekitar 4 km dengan medan naik turun, maka punya tabungan sedikit saya bisa beli polygon cleo 2, dan berlatih selama seminggu dijalan tanjakan dekat rumah, dan akhirnya setelah terbiasa latihan saya nekad untuk bike to work walau sepedanya hanya 8 speed.

Saya mengirit bukan karena uang sedikit, hal ini saya pilih karena gaji dipkm tidak mencukupi sedangkan jika saya mencari kerja diluar kortex kesehatan tidak diperkenankan ortu karena keluarga menjamin keuangan saya. Dan sebab itulah juga saya tidak ingin merepotkan ortu untuk menggunakan uang tersebut membeli sepeda, bukan masalah tidak kuat untuk berkendara atau lainnya, melainkan karena memang saya suka bersepeda.

walau menggeh” (ngos-ngossan) waktu itu saya teemasuk golongan kuat tpi tdk bisa cepat krn sering berhenti, krn paha terasa panas dan jantung memacu cepat. Karena itu saya jdi sadar akan kemampuan, setelah bbrp bulan kekuatan bersepeda semakin baik, gowes terasa lebih enteng  dan terbiasa. Karena kegiatan  bike to work ini saya jadi lebih sering bertemu penggowes selingkungan. Maka saya diajaklah gabung dan akhirnya pada suatu minggu, saya diajak kekarang kates yg jaraknya 25km jdi PP 50km, walaupun banyak rehatnya setelah itu bnyak jadwal-jadwal setiap minggunya kepantai dan banyak lagi. Hingga akhirnya suatu saat ingin gowes ketaman bersama temen-temen putri juga.

Continue reading Gowes Bukan Hanya Untuk Pria, Obrolan dgn Goweser Putri, Ramelia Pranoto

Kejurda Motoprix IV 2017 Kalimantan Tengah

29 Oktober 2017, Sampit Kalteng

Kejurda Motoprix seri IV yg digelar IMI Kalteng digelar 132 stater, 321 race dan 12 ribu penonton… sejarah jumlah peserta terbanyak se kalimantan, ujar Wawan selaku ketua panitia gelaran ini.  “Kami adakan ini sebagai kecintaan kita terhadap dunia otomotif kabupaten kotim dan pelepas dahaga akan suara raungan mesin racer di lintasan …dan bersama sama kita ciptakan sejarah di dunia otomotif Kotim” ujarnya.

Liputan Kalimantan (wawan-majalahbikeart 2017)

 

 

Jakarta Custom Culture 2017 “Sepeda Low Rider”

Lebih kurang ratusan modifikator berkumpul diacara JCC 2017 ini, mulai modifikator mobil, motor, hingga sepeda low rider. Saat masuk penggunjung disuguhi deretan mobil-mobil tua hingga mobil mantan RI 1 hingga motocross classic dan vespa-vespa antik. Ajang custom classic yg belakangan semakin marak ini tentunya membawa suasana berbeda bagi kita yg ingin bernostalgia dgn masa lampau.

Motor-motor langka serta deretan mobil-mobil classic tertata rapi dan menarik, apalagi sebagian besar telah dimodifikasi baik upgrade maupun  rebuild ulang. Seperti ujar, Giel dari S&S “fanatisme dan kreativitas para builder ditambah semangat ingin selalu berbeda dari yang lain membuat setiap ajang acara custom seperti ini menjadi selalu menarik, disamping itu kami dari S&S juga siap menyambut keinginan para customer yg selalu mengutamakan kepuasan dalam hal memodifikasi sepeda motornya”.

Lain dari biasanya, JCC ini juga turut mengundang master-master builder custom sepeda low rider, salah satunya Agung dari rumah modifikasi Agung Castapo Pinstriping and Lettering, “aliran low rider saat ini memang sedang diminati kaula muda pesepeda, apalagi dengan banyaknya acara-acara CFD dikota-kota besar serta kemunculan motor-motor ubahan menjadi caferacer old school menjadi daya tarik tersendiri khususnya rumah modifikasi saya, maka dari itu saya menciptakan pinstriping lettering juga untuk helm-helm model vintage untuk pengemar motor2 cafe racer,” ujarnya. Disisi lain, modifikasi Agung kepada sepeda tidak hanya menerapkan custom low rider bicycle, namun ada perangkat canggih dari modifikasinya itu yg menarik untuk disimak yakni sepeda tersebut bisa naik turun sesuai keiginan ridernya dengan sistem tabung injection gas pump dan dapat dikontrol via android, luar biasa…seperti apa videonya. Silahkan simak pada video berikut dibawah ini….

Pada kelas Moge Premium Bike, ada Indra dari Troymotoshop juga memilih Kawasaki H2 sebagai salah satu andalan utama selain Yamaha R1 dan Moto Guzzi sebagai motor yg dipamerkan pada JCC kali ini. “Pertimbangan yg diambil selain motorH2 ini memang sanggar dan menjadi motor yg sedang In, motor ini juga jarang dimodif dengan carbon looks,” ujarnya.

(Foto/tulisan :Danspeed-Majalahbikeart 2017)

Continue reading Jakarta Custom Culture 2017 “Sepeda Low Rider”

Fight Dengan Ninja Mono 250 di Kawasaki Racing Academy 2017

Sentul, Minggu 8 Oktober 2017

Varian ninja 250 SL atau lebih dikenal dengan Ninja Mono, adalah varian turunan dari mesin Kawasaki KLX 250, dimana jenis KLX ini adalah single silinder tunggal dari jenis motor semi motocross atau endurance. Bobot mesin yang ringan didukung suspensi standart moto enduro versi eropa. Sedangkan Mono RR ini dirancang sedemikian rupa untuk tipe motor sport berfairing, yg mengutamakan minimalisir terpaan udara saat digunakan riding dan juga dengan postur pembalap merunduk. Keringanan bobot dari motor sejenis dikelas 250cc adalah keunggulannya disamping bentuk kerampingan dari motor ini sangat berbeda dari adiknya si Ninja 250 SE twin silinder.

Erry Permadi #33 saat turun dikelas  Alumni Expert kelas 250 dengan best time saat free practice 2:03:365, mengatakan bahwa motornya lumayan bisa bersaing dengan motor 250 twin walau hanya ada setting sedikit pada suspensi depan. Semua tidak ada korek mengorek, mekanik hanya menganti knalpot saya dengan merk Phoenix dan gir belakang naik 2 mata. Mulai tarikan hingga topspeed di 170km/jam motor terasa terisi dan full padat saat perpindahan gigi. Memang saat top terlihat sedikit kalah dengan twin, namun saya rasa itu hanya sett dadakan sebelum lomba benar2 belum matang, next race saya yakin bisa diperbaiki performa hari ini, terangnya. Dibeberapa tikungan bahkan saya dapat lebih mengkontrol lalu mengambil kesempatan yg ada didepan motor twin, tambah Erry.

(Foto/tulisan : Danspeed-Majalahbikeart 2017)

 

 

KustomFest 2017 Yogyakarta

Acara yg bertemakan “No Boundaries” baru saja berlangsung sukses di Yogyakarta 8 oktober 2017 minggu lalu. Tak kurang sekitar 25.000 pengunjung memadati hall acara minggu lalu itu. Ketua Panitia mengatakan bahwa ” Event ini sebagai ajang bertemunya motor-motor dan mobil hasil modifikasi terbaik dipulau jawa, dan berhasil terpilih 150 untuk diikutkan di event internasional di Jepang akhir tahun 2017 ini”.

Tak hanya motor-motor besar seperti Harley, namun beragam motor-motor besar dari pabrikan Jepang serta motor-motor bercc kecil ikut serta dalam kontes diajang Kustomfest seri yg ke enam ini. Antusiasme pengunjung serta para modifikator terbaik sangat menambah semaraknya gelaran yg setiap serinya makin meriah ini, ujar salah satu panitia. Mulai Kawasaki Binter Merzy, Honda Prima, Honda Supra berubah bentuk dan menjadi beragam aliran ada diacara ini. Cafe racer, bradstyle, japstyle, bobber, hotrod hingga trail enduro motor Yamaha DT 100, luar biasa.

(Liputan foto/tulisan : Desy-Majalahbikeart2017)

Foto Gallery Final Suzuki Indonesia Challenge 2015

Peserta Suzuki Indonesia Challenge
Peserta Suzuki Indonesia Challenge

Suzuki Indonesia Challenge adalah sebuah program balap yg dibuat PT Suzuki Indomobil Sales (PT.SIS) roda 2, dalam rangka audisi pencarian pembalap muda berbakat, bernyali dan terbaik di Indonesia. Program ini telah memasuki season 2 yg diadakan sejak bulan Mei 2015 hingga November di 9kota, dan kemarin ini adalah tahap grand final, untuk kembali mencari 3 pembalap muda Indonesia terbaik yg akan dapat berkesempatan bertanding di tingkat yg lebih tinggi yaitu Suzuki Asian Challenge 2016.

Sebagai catatan, Suzuki Indonesia Challenge season 1 telah sukses diadakan sejak Des 2014 hingga Maret 2015 dan berhasil mencetak pembalap berprestasi di tingkat Asia yaitu Andreas Gunawan, Adhi Chandra dan Dedi Kurniawan. Andreas Gun pembalap berusia 20 tahun asal Lampung berhasil mengharumkan nama Indonesia di tingkat Asia lewat kejuaraan Suzuki Asian Challenge 2015 ( Asia Road Racing Champhionship). Perbedaan antara penyelenggaraan season 2 dengan sebelumnya adalah penambahan kelas Young Star Cup, pembatasan usia pembalap dan penambahan lokasi audisi dengan total 9 kota.

Audisi pencarian pembalap muda berbakat ini difasilitasi penuh oleh PT. SIS sebagai penyelenggara. Sepeda motor yg digunakan yaitu Suzuki Satria FU 150 dan Suzuki Satria F115 Young Star telah berspesifikasi khusus balap dan memiliki keseragaman seting sehingga para pembalap hanya perlu untuk membawa peralatan safety riding gear pribadi dan tidak perlu terbebani dengan bayangan biaya balap. Suzuki Indonesia Challenge diciptakan sebagai balap yg mudah dan murah untuk diikuti oleh para pesertanya.

Sebanyak 45 pembalap yg terdiri dari 27 pembalap kelas Satria Cup dan 18 pembalap kelas Young Star Cup mempersiapkan fisik dan mental masing-masing sebaik mungkin dan memanfaatkan fasilitas yg diberikan oleh PT. SIS seperti training dari pembalap pro Nobuatsu Aoki untuk membiasakan diri dengan karakter sirkuit dan memperbesar peluang untuk menjadi pemenang. Kelas Satria Cup diikuti oleh pembalap berusia 14 – 20 tahun, sedangkan kelas Young Star diikuti oleh pembalap berusia dibawah 14 tahun. Tujuan pembatasan usia tersebut adalah guna mendapatkan talenta terbaik yang prestasi dan mentalnya masih dapat dibentuk 5 hingga 7 tahun kedepan, dengan harapan dimasa depan nanti para juara bisa menjadi kebanggaan Indonesia untuk berkompetisi di tingkat Int yang bergensi seperti WSB dan Motogp di usia yg matang.

(Danspeed-Didi-Niko-Majalahbikeart 2015)

Foto Kiriman Pembaca : Berlibur DiPantai Pakis Karawang

IMG_20151013_163522 IMG_20151013_162446

4 Sekawan, Bro Reza bersama teman2nya menggunakan Honda Supra berplesiran dimulai start pada pukul 11 siang melewati Babelan ke arah Karawang disiang hari yg terik. Perjalanan lumayan melelahkan walau jarak dari basecamp bekasi ke Karawang tidak terlalu jauh, namun rusaknya jalanan menghambat kami untuk bisa cepat sampai dilokasi.

Perjalanan awal direncanakan justru bukan ke pantai Pakis Karawang ini, melainkan ke Cibodas bogor tempat dimana udara dan hawa sejuk..namun justru karena berangkat kali ini terlalu siang maka salah satu dari 4 orang ini menyarankan untuk pindah haluan ke pantai Pakis.

Berangkat dari Harapan Indah Bekasi dengan rute menuju Babelan-muara bakti-cabang bungin-Pakis menempus skitar 2jam dengan rute macet dan jalanan rusak, tapi sepanjang perjalanan mulai dari babelan hamparan sawah disepanjang perjalanan mengingatkan kita seperti saat pulang kampung keJawa Tengah..

 Reza
Reza

Saat dilokasi pemandangan laut tentu sangat melegakan kita berempat, walau terdapat sedikit trouble pada rantai motor saya”  ujar Reza.

Lepas sore itu magrib kami menyudahi acara dan kembali menempuh medan offroad. Diperjalanan kami sempatkan untuk sholat magrib dimasjid setempat. Dan kemudian tiba dirumah kami pukul 20.00.(Reza untuk Majalahbikeart 2015)

MOTORAVE RIDERS CLUB Gelar Syukuran Dengan Komunitas Bikers

3

DynoJet Motorave Cibubur
DynoJet Motorave Cibubur

Jakarta, 10 okt 2015

Sebagaimana yg telah dicanangkan sebagai salah satu program kerja, maka sabtu kemarin MRC merealisasi peresmian Sekretariat Bersama Tayon Cibubur bagi komunitas Riders. Sekretariat Bersama MRC Cibubur juga telah dilengkapi dengan fasilitas MRC service stall yg langsung bisa memberikan pelayanan Servis Gratis bagi setiap Partner MRC. Disampaikan langsung oleh Bapak Hosea Sanjaya, Penggagas MRC bahwa 3 Stall Service telah dialokasikan untuk komunitas riders untuk mendapatkan pelayanan istimewa dilokasi Kawasaki Motorave Cibubur, yang kapasitasnya sehari hari melayani setidaknya 24 unit motor atau dalam sebulan mencapai 600 unit. Secara luar biasa kita bersyukur bahwa Kawasaki Motorave Cibubur telah dilengkapi dengan fasilitas “The Ultimate in Power Sports Dyno Tuning/Testing Capability, dengan seri terakhir Dynojet 250ix” yang bisa juga untuk ATV (3 roda) dan seluruh tipe motor dengan tingkat pengujian hingga 750HP dan 200MPH. Fasilitas ini merupakan satu-satunya diIndonesia, oleh karena itu pelatihan langsung telah dilakukan oleh Expert Dynojet Asia Pasific, Mr, Rennie Khoo kepada 8 Mekanik Senior Kawasaki Motorave Premium Bike.

Kami juga melakukan pemugaran Showroom Kawasaki Premium Bike di Cibubur demi pelayanan lebih baik bagi setiap konsumen yang berkeinginan mendapatkan produk-produk terbaru Kawasaki dan melayani lebih dari 4000 konsumen yang telah tercatat disini. Acara hari kemarin secara khusus juga dihadiri oleh Bapak Kazuya Ikebuchi, GM Sales & Marketing dan Bapak Liongoey Iskandar, Marketing Manager dari PT. Kawasaki Motor Indonesia, demikian ditambahkan oleh Bpk Hosea Sanjaya sekaligus selaku Pimpinan Motorave.

MRC telah aktif memotori berbagai kegiatan bagi bikers dan juga ikut serta meramaikan even-even komunitas lainnya.  Dengan adanya fasilitas sekretariat Cibubur dan fasilitas MRC servis Gratis diCibubur akan secara nyata memberikan manfaat khusus bagi bikers bersama MRC, sehingga MRC bisa terus berkembang dan dimiliki oleh semua bikers, demikian ditambahkan oleh Bapak Tommy Ernawan, Ketua Harian Motorave Riders Club.

Foto Bersama
Foto Bersama

Dalam rangka mencapai misi MRC menjadi tempat bagi setiap bikers, maka kami telah membentuk beberapa sekretariat rayon, yaitu yg hari ini dirsmikan sekretariat cibubur juga akan difungsikan sekretariat rayon bekasi, sekretariat rayon Jakarta Utara, Bogor, yg semua terkordinir oleh sekretariat bersama pusat di kebayoran lama, Jaksel.  Untuk kelancaran pelayanan dan koordinasi setiap rayon maka telah dibentuk masing-masing rayon ada ketua, sekretaris dan bendahara. Acara-acara serupa ini, dalam tema yang berbeda yg intinya mengumpulkan semua bikers kami targetkan bisa dilakukan minimal sebulan sekali dengan kehadiran 1000 bikers setiap acara, demikian diringkas oleh Ibu Inuk Blazer, Sekjend Motorave Riders Club.

1

Layar Control Dynojet
Layar Control Dynojet
Ruang Dynojet
Ruang Dynojet

Continue reading MOTORAVE RIDERS CLUB Gelar Syukuran Dengan Komunitas Bikers

Waktunya Jalan2 santai Bersama Motorave….ke Carita minggu lalu

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Let’s get some fun dude”…dikota terus membosannkan..saya memilih jalan-jalan touring bersama teman2 bikers..disini semua bersatu, semua bersama tak mengenal merk,jenis motor, kapasitas isi mesin…alias tak ada batasan cc, saya cc kecil ma cc besar…”we are brother”

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Minggu lalu..karena saking senangnya bertemu banyak kawan-kawan baru, maka berita ini telat diupdate…saya seharian semenjak senin mluncur kopdar kesono sini …soan ke kawan2. Nah malam ini saya sempatkan sedikit berbagi cerita pengalaman jalan 2 kemarin itu.

Saya berangkat terpisah dari rombongan yg memang rencanaya dan ontime brangkat pukul 8 pagi, sedang saya harus kondang-in dulu..tuk datang makan2 ke acara akad dan resepsi saudara saya…ada undangan makan pasti saya mluncur kesitu…wajib bagi saya..hhahaha.. nah jam 2 siang saya brangkat sendiri dari Tebet menuju pantai carita …oh nikmat nih saya pikir…..disana bisa berselancar dipantai dikelilinggi wanita-wanita cantik…hhmmm luar biasa, semangat mas brow…..touring yg benar2 seru, dilokasi pasti teman byk bener..sebelum brangkat saya dapat info bahwa …total berjumlah 250 orang, 180an dgn motornya dibawa riding…sisanya naik bis dan kendaraan pribadi. Sudah bisa dibayangkan ramai dan serunya liburan kali ini…luarr biasa. Singkat cerita setengah delapan malam saya baru sampai dilokasi dihotel Carita Asri setelah kesasar lagi-lagi oleh gps saya….hrsnya jakarta to carita via kalideres tangerang-balaraja…nah kemarin saya dibelokkan ke arah bandara sutta dan tembus pinggir laut …yg dikanan kiri sawah 2 dan tambak-tambak…dekat tanjung pasir….”wah asem tenan iki’….jadi jauh dan ancur jalanan dipinggiran sawah….pengalaman pokoknya…gps sering ngacoo……hahaha..ok lah untung sampai lokasi …makan nikmat bersama kawan2…ahaha.., nah pulangnya via jalan lebih enak dan mantab terhindar macet….dari arah pantai carita ke arah labuhan tembus dekat kira2 40kilo sebelum balaraja tangerang…via jalan ini rute memang lebih jauh yg sebelumnya jkt ke carita 133km menjadi 154km…gpp tapi lebih santai karena pemandangan perbukitan areal laut selatan p jawa lumayan menghibur…terasa turing luar kota kalau via jalan ini….siipp. pulang dari arah Carita pukul 12 siang sampai dimarkas bikeart di Jakarta pukul 5 sore….langsung sempat cuci motor agar bisa tidur tenang…walau badan pegel2…nah langsung tekapar walau baju bekas turing masih saya kenakan…yg penting nikmat tidurnya…hahaha

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Ada banyak rider yg hadir ikut meramaikan jalan-jalan gathering sesama rider kali ini..seperti ION Inazuma Owner Network, Inuek Blazer Ladies Club, Pulsar-Kawasaki Bajaj, Suzuki Satria Club Indonesia, Noc Ninja Owner Club, Monja Motorave Ninja, Ninja Racing Club, Ninja Asik Nias. Ide terciptanya kegiatan ini diprakarsai oleh Hossea Sanjaya selaku pimpinan Motorave Riders Club dan Tommy Ernawan sebagai ketua panitia acara. Hampir semua jenis merk hadir diacara ini seperti Yamaha, Kawasaki, Suzuki, Bajaj. Acara ini tidak diikuti hanya oleh riders..namun keluarga riders pun turut serta dgn dibawa oleh rombongan bis menuju lokasi acara.

-danspeed-majalahbikeart2015

klik lgs digaleri untuk melihat foto dgn ukuran full size 1200

MOTORAVE RIDERS CLUB

“Hadir sebagai tempat membangun persahabatan dan perkembangan nilai komunitas”

Motorave Riders Club
Motorave Riders Club

Jakarta, 1 September 2015, Industri otomotif di Indonesia terus berkembang seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan rakyat, khususnya tentang sepeda motor di Indonesia telah mencapai lebih dari 50 juta pengendara (riders). Terdapat sekitar 3.500 organisasi formal atau informal yang lazimnya disebut sebagai komunitas pengendara sepeda motor di Indonesia, yang sebagian besar terbentuk-eksis karena kesamaan karakteristik atau sama merek atau sama tipe kendaraan. Berbagai aktivitas komunitas pengendara sepeda motor dapat dengan mudah dikenal oleh lapisan masyarakat karena kegiatan ataupun aktivitasnya kebanyakan cukup rutin dan menjadi bagian dari aktivitas kehidupan kebanyakan orang.

Anggota MRC
Anggota MRC

Motorave Riders Club (MRC hadir sebagai salah satu komunitas pengendara yang diharapkan bisa menempatkan setiap individu menjadi subyek dari komunitas, yang kemudian diikuti dengan apapun jenis kendaraan atau sepeda motor yang dimiliki, sepanjang layak dan nyaman dikendarai oleh pemiliknya. Jadi bagi MRC yang terpenting adalah subyek-individu, bukan jenis atau tipe kendaraan. “Kita selalu butuh teman dan sangat senang bilamana teman-teman bertambah banyak, serta saling mengisi-mengandalkan,” demikian ujar Hosea Sanjaya, mewakili beberapa orang penggagas dan sponsor kelahiran Motorave Riders Club.

Hosea Sanjaya

Hosea Sanjaya – Tommy Ernawan (foto kiri Hosea -kanan Tommy)

Ditambahkan oleh Tommy Ernawan (salah seorang penggagas dan sponsor pendirian MRC) yang telah aktif dalam bisnis otomotif lebih dari 35 tahun dan juga telah berpengalaman mengelola-membina lebih dari 650 komunitas riders, ” bahwa kehadiran MRC ini akan bisa menjadi wadah yang nyaman dan ideal bagi semua riders, sesuai semangat perlunya komunitas, tanpa harus dibatasi oleh fanatisme suatu merek atau produk.

Misi dari Motorave Riders Club adalah membuat pertumbuhan nilai-nilai individu menjadi lebih baik dan kebersamaan dalam komunitas memberikan kontribusi yang positif bagi lingkungan kehidupan tempat setiap komunitas beraktivitas.

IMG_5293

Semua Riders (Pengendara atau Pemilik Kendaraan) adalah Partner dalam MRC, karena semangatnya semua manusia punya strata yang sama sebagai individu mahluk ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa. Untuk jalannya aktivitas atau penyusunan program kerja MRC, juga demi pelayanan kepada setiap Partner, maka akan dibentuk kepengurusan MRC, terdiri dari Dewan Pembina, Ketua Umum, Ketua Harian, Ketua-ketua fungsional, Bendahara Umum, Bendahara, Sekretaris Umum dan team sekretariat.

Keberadaan Sekre MRC diJakarta Raya, saat ini terbagi 3 distrik, yaitu: Jakarta Utara dam Jakarta Timur diSunter Kemayoran, Jakarta Pusat dan Jakarta Barat di Hasyim Ashari, Jakarta Selatan diKebayoran Lama, juga di Cibubur dan diBogor. Selanjutnya MRC akan dikembangkan keberbagai kota lainnya sesuai semangat mencapai misi diatas, diharapkan dalam 12 bulan kedepan bisa mencapai Partners sebanyak 10.000 orang bersama MRC.

Disosialisasikan dalam rangka memperkenalkan Motorave Riders Club, bersamaan dengan penyambutan H.A Yudhistira, Juara Race 1 Kelas Super Sports 600cc Asia Road Racing Championship 2015, yang baru saja menyelesaikan turnamen balapan diBangkok Thailand pada tanggal 29-30 Agustus 2015.

H.A Yudhistira
H.A Yudhistira

Danspeed-Majalahbikeart2015

 

MOTORAVE Dealer yg gandeng CLub untuk Touring Bareng (MOTORAVE RIDERS CLUB)

Motorave Komunity
Motorave Riders CLub

Minggu 30 Agustus 2015, Sunter

Hari minggu kemarin MOTORAVE melaunching Motorave Riders CLub, dan kegiatan hari itu langsung touring dari Motorave sunter menuju Motorave cibubur lalu ke arah Tajur Jawa Barat. Club motor ini tak dibatasi cc minimal mulai semua jenis matic, bebek up hingga kelas superbike. Acara dihadiri oleh Presdir PT Karya Semesta Investama Bpk Hosea Sanjaya, dalam lahirnya Motorave Riders Club.

IMG-20150831-WA0004

Bpk Hosea Sanjaya
Bpk Hosea Sanjaya
Bpk Hosea dan Pak Tommy
Bpk Hosea dan Pak Tommy

Komunitas Cornering Maguwo Yogyakarta Saat Ngabuburit

P6250443

IMG_0595

(25-6-15 Yogyakarta) Menghabiskan waktu disore hari menjelang buka puasa, bagi sebagian orang bisa berbagai aktifitas dilakukan. Namun satu yg seru oleh anak-anak komunitas cornering di kota gudeg ini bisa dicontoh jika memiliki fasilitas yg mumpuni, seperti pilihan tempat yg baik seperti di stadion Maguwoharjo diSleman Yogyakarta ini.

“Dengan motor standart cukup sudah untuk bisa ikut turun disini dan hanya membayar 20rb oleh pengelola stadion khusus dihari Jumat sore latihan cornering ini biasa kita lakukan ujar,” Ressa, “namun tetap perangkat safety seperti helm, sarung tangan, sepatu wajib, serta pelindung lutut kaki dan lengan sebaiknya dipakai bila punya..tambahnya.

Ressa Wintananda
Ressa Wintananda

Kegiatan ini tidak hanya dilakukan saat menunggu bedug magrib, setiap jumat sore mereka pasti hadir disini, dengan beragam jenis motor..mulai matic, bebek atau sport. Tidak ada aturan yg mengikat untuk dapat turun…syaratnya hanya menghafal alur laju trek yg setiap minggu biasanya ada pergantian polanya, agar tak membosankan. Untuk bisa masuk ke stadion ini hanya membayar 2000rb, Tempat seperti ini merupakan menjadi wadah yg aman bagi yg doyan ngebut dan menguasai tehnik menikung yg benar. (danspeed-majalahbikeart2015)

11657476_10207259674235398_1716006719_n
Workshop Racing Gear Second Yogyakarta

Jogja Bike Day 2015

P6120133

13 Juni 2015, Jogjakarta

Event yang diselenggarakan EO yang mengandeng Shell Advance malam minggu ditengah-tengah kota Jogja pada pelataran parkir JEC (Jogja Expo Center) dihadiri puluhan club dan komunitas motor. Acara yang digelar satu hari dari jam 10 pagi hingga 10 malam ini juga mengadakan kontes modifikasi, test dyno diatas kendaraan secara gratis, test power motor para penonton yg ingin ikut kompetisi power dan juga ada ajang lomba berkelok-kelok diarea khusus serta ajang lomba wheelie dgn mtr terikat seperti pada foto dibawah ini, siapa yg berhasil dgn waktu terlama maka juara.

P6120137

 

Dalam liputan Jateng kali ini udara baik siang atau malam…lumayan adem/musim bediding istilah bahasa jawanya…nikmat pokoknya jauh dari Jakarta yg panas dan sumpek. So jika ingin mudik…tetap ikuti brita dari MB dalam liputan khusus persiapan mudik.. (danspeed-majalahbikeart2015)

P6120138 P6120158 P6120159